Kamis, 23 Oktober 2014

FOTO CAPTION

berikut ini adalah contoh penulisan foto caption pada sebuah foto

20 April 2012. Ajang unik "Putra Putri Smenda" yang diselenggarakan di SMK 2 Buduran Sidoarjo ini mendapat banyak apresiasi dari guru maupun murid. Selain pertama kali baru diadakan pada tahun ini, acara ini juga memiliki manfaat sebagai ajang ekspresi dan menonjolkan bakat para murid. Dengan memakai pakaian adat jawa, para murid mulai menunjukan kemampuanya seperti berpidato, berpuisi, bernyanyi, bahkan ada yang melakukan aksi Beat Boxing.

30 oktober 2012, siswa-siswi SMK Buduran Sidoarjo(Rahmat, Dinda, Duta, Riyan, dan Ordi) berhasil menuai prestasi yang membaggakan. Mereka berhasil meraih hadiah utama sebesar 7 juta Rupiah dari pelombaan Film Dokumenter yang diadakan oleh PEMKAB Sidoarjo. kelompok ini berhasil menyingkirkan 40 peserta lainya. pihak sekolah pun merasa senang sekali, pasalnya ini adalah prestasi terbesar yang pernah diraih di sekolah tersebut

Pada akhir ajaran tahun 2013, Kelas Multimedia 1 telah berhasil menjunjung nama baik SMKN 2 Buduran sidoarjo, Total lebih dari 8 prestasi yang telah mereka raih dengan total hadiah sebesar 21 Juta Rupiah. salah satunya Riyan Prayugo, yang mampu memenangkan 5 perlombaan dalam 3 tahun. "tetap berusaha dan kelompok yang solid" adalah rahasianya kata rian.

 26/1/2014. Mahasiswa Politeknik Elektronika Negeri Surabaya mengadakan kegiatan amal sosial di Kebun Bibit Nginden Surabaya. Mereka mengajak anak-anak panti asuhan untuk bermain dan belajar di alam taman terbuka tersebut. Wajah gembira terpancar dari para anak-anak panti asuhan. mereka diajak bernyanyi dan menikmati sejumlah outbond yang ada di taman kota tersebut. sebagai kenang-kenangan, mahasiswa PENS ini mengabadikan hasil kerajinan tangan anak-anak yang berupa origami.
Acara Pens Cup Dies Natalies yang di adakan di PENS ini berhasil memancing minat banyak ihak untuk berpartisipasi. Tak hanya mahasiswa para Dosen dan Staff PENS pun sangat antusias mengikuti serangkaian acara tersebut. Salah satunya adalah lomba volley. mereka mengaku senang mengikuti acara tersebut. karena selain sebagai hiburan, acara tersebut juga dapat membantu menyehatkan badan di sela-sela jam kuliah yang padat.

Jumat, 03 Oktober 2014

Kita Pembuat Anak Jalanan

pada tahun 2008 jumlah anak jalanan  mencapai 30.000 jiwa. seiirng waktu, jumlah tersebut bukanya menurun tapi malah bertambah menjadi 420.000 jiwa pada tahun 2014. di jakarta saja penghasilan mereka sekitar 50.000 - 150.000 perhari. mereka mengaku lebih senang menjadi anak jalanan ketimbang bersekolah. penghasilan tersebut jarang sekali digunakan untuk membeli alat sekolah atau sekedar untuk membeli makanan murah, melainkan kebanyakan dari mereka menggunakanya untuk jajan, bermain game, dan membayar setoran kepada ketua mereka. bahkan tak jarang dari mereka sudah mempunyai smart phone atau elektronik lainya.

KARMA BUDAYA


Esti dan Gamar, sepasang suami istri yang baru saja setahun menikah dan pindah dari jogja ke sidoarjo. Esti sedang mengandung anaknya yang berumur 3 bulan. Pada malam harinya, karena dia baru di daerah itu, dia mengajak Gamar untuk berjalan-jalan mengelilingi kampung yang dia tinggali.
Mereka berbincang-bincang sepanjang perjalanan, hingga langkah kaki mereka dihentikan oleh sebuah keranjang kecil yang terbalik dan ada lampu kuning di atasnya. Mereka bingung dan bertanya-tanya tentang isi dari keranjang terbalik itu. Tak lama kemudian ada ibi-ibu penduduk kampung yang kebetulan lewat. Gamar dan Esti menyapa orang tersebut dan bersilahturahmi dengan dia karena mereka tergolong baru disini. Terbesit dipikiran Gamar untuk menanyakan isi keranjang itu kepada ibu-ibu tadi, “bu maaf, itu yang ada dalam keranjang isinya apa ya? Kok waktu saya lihat gak ada apa-apa” tanya gamar, ibu tadi dengan tersenyum menjawab”oo, itu? itu isinya ari-ari bayi dari rumah itu nak, tapi ari-arinya dipendam didalam tanah”. Gamar dan Esti malah semakin bingung, “lho bu, terus apa fungsi dari lampu itu?” tanya esti sambil menunjuk lampu yang ada didalam keranjang. “itu katanya klo ari-arinya tidak terkena cahaya, nanti anaknya bakal hitam kulitnya, terus dia susah untuk melihat”,”makanya anak-anak kampung sini putih-putih cakep-cakep kan? hehehe” jawab ibu tadi. Gamar yang dulunya orang kota tidak percaya dengan hal tersebut, karena menurutnya itu tidak masuk akal, “Masak sih buk bisa kayak gitu? Apa hubunganya emang ari ari sama bayi? Ibu ini ada-ada saja” kata Gamar dengan sedikit candaan. Ibu tadi tersenyum dan menjawab ”ya terserah masnya percaya apa tidak, tapi hati-hati aja ya mas, awas klo kejadian.”.”saya pulang dulu ya mas, sudah malam soalnya” tambahan ibu tadi. “iya bu hati-hati.”jawab gamar.
Mereka melanjutkan perjalanan sampai pulang kerumah. Pada malam hari mereka berbincang-bincang tentang hal tersebut. ”mas, emangnya bener ya bisa kayak gitu?” tanya esti kepada suaminya. ”ya gak lah dek, itu Cuma tahayul, g usah dipercaya” jawab suaminya. “tapi mas. . .” “udah percaya aja sama mas ini.” “iya deh mas” jawab esti dengan senyum yang ragu-ragu.
Beberapa bulan berlalu, akhirnya anak yang mereka tunggu-tunggu lahir. Perempuan kecil itu berkulit kuning lasat, berwajah manis kas jogja, dan matanya masih tertutup. Saat sampai di rumah, mereka mengubur ari-ari itu tanpa memberi lampu penerangan. “Kok gak dikasih lampu sih mas?” “gak usah dek, buat apa? Ngabisini listrik aja.”. Esti hanya diam menanggapi pendapat Gamar.
11 hari berlalu, anak mereka masih saja menutup matanya. Harusnya mata itu sudah mampu melihat saat umur 9 hari. Mereka bingung sekali kenapa hal ini bisa terjadi. Mereka membawa anak mereka kedokter pada hari itu, tetapi dokter menolak untuk melakukan pemeriksaan karena umur bayi masih terlalu dini. Saat mereka pulang dari rumah sakit, mereka bertemu lagi dengan ibu-ibu yang waktu itu. Saat berpapasan ibu itu menyapa mereka”nak, habis dari mana?” “dari rumah sakit bu, abis periksa dedek bayi”. “lho bayinya kenapa?”, ”anu bu, matanya masih tertutup, kan seharusnya umur 9 dia sudah bisa meliat.” Sahut Esti. “oalah, kalian ari-arinya gak dikasih lampu ya nak?” “lho kok tau bu?”sahut Gamar dengan cepat. Ibu itu tersenyum dan berkata ”soba kalian kasih lampu, kasian lho bayinya”. mereka hening sejenak “iya bu, nanti saya pasang lampu”. “ya sudah saya pergi dulu ya” ibu tadi tersenyum dan berjalan menggilkan mereka. “kan, mas sih dibilangin gak percaya,” “iya-iya dek, nanti mas pasang lampunya”
Pada sore harinya gamar memasang lampu di atas gundukan pasir tempat ari-ariitu di kubur. “udah aku pasang dek lampunya” “iya mas, semoga anak kita bisa membuka matanya”. Keesokan harinya doa mereka terkabul. Bayi tersebut menangis dan perlahan-lahan membuka matanya yang berlinang air mata. “mas Alhamdulillah, anak kita sudah bisa melihat” “wah iya dek. Alhamdulillah, maaf ya dek dulu aku gak percaya sama kamu”. Mereka senang sekali melihat anak mereka sudah kembali normal.
Banyak sekali mitos dan budaya yang berkembang di negara kita ini, terserah kalian mau percaya atau tidak. Tapi semua itu mungkin terjadi.

TEHNIK DASAR MENULIS JURNALISTIK DENGAN 3 CARA

Menulis merupakan sesuatu yang gampang-gampang susah. terkadang jika ide muncul, maka pikiran dan jari-jemari akan bergerak selaras. Tetapi jika ide lagi buntu alias stuck, jangankan nulis, mikir aja susah. Nah, kali ini kita akan membahas bagaimana cara memulai untuk menulis.

1. Brain Storming
Ini adalah tehik paling utama dalam melakukan sesuatu yang membutuhkan ide. Jika kalian sedang banyak pikiran hingga susah untuk menemukan ide pokok, lakukan tehnik ini dengan cara menulis apa yang sedang kalian pikirkan dan jangan lupa untuk membatasi waktunya. biasanya dibatasi 3 sampai 5 menit. jika terlalu lama maka ide yang dikeluarkan terlalu bebas dan lebih rumit. ingat! dalam melakukan brain storming DILARANG ada kritikan atau pembatasan pikiran kalian. Karena menurut saya, pembatasan itulah yang membuat ide kalian susah keluar.

Contoh gambaran brain storming




2. Mind Maping
Ini adalah tehnik lanjutan dari Brain Storming. yaitu menulis ide pokok terlebih dahulu dan selanjutnya membuat cabang maksimal 3 yang menurut kalian berhubungan dengan kata sebelumnya. dari cabang tersebut kalian buat cabang lagi dengan aturan yang sama sampai kata yang kalian tulis dari tehnik brain storming itu habis atau tidak ada yang berhubungan lagi.

Contoh gambaran Mind Maping




3. Memilih Maping Terpanjang
cara yang terakhir ini membuktikan apa yang anda pikirkan sekarang. disini kalian akan menuman jajaran kata yang saling berhubungan yang bisa dikembangkan menjadi sebuah kalimat.

Cotoh gambaran memilih Maping terpanjang




jika ketiga cara diatas sudah dilakukan. maka kalian pasti sudah sangat mampu untuk memulai menulis artikel, cerita, dan sebagainya. selamat mencoba!